wannaCry Gawai Sehat

WannaCry: Apa itu Ransomware dan bagaimana mencegahnya

Malicious software (Malware) atau “ransomware” banyak digunakan oleh para peretas sistem keamanan komputer untuk melakukan serangan dan telah menginfeksi puluhan ribu komputer di seluruh dunia. Sebuah ransomware yang disebut “WannaCry” yang baru-baru ini juga diberitakan dalam situs Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, dilaporkan telah menginfeksi 57.000 komputer di 99 negara dengan Rusia, Ukraina, dan Taiwan yang menjadi target utama.

Fenomena yang kemudian disebut sebagai global cyber-attack ini telah mengacaukan banyak system industri dan pemerintahan, termasuk sistem kesehatan. Baru-baru ini 16 rumah sakit di Inggris terpaksa untuk mengalihkan pasien gawat daruratnya karena sistemnya terinfeksi WannaCry.

Bagaimana WannaCry bekerja?

WannaCry adalah ransomware yang mengunci file pada komputer dan mengenkripsinya sehingga kita tidak dapat mengaksesnya. Ransomware ini menyerang sistem operasi Windows. Ketika sistem terinfeksi maka akan muncul pop-up yang berisi instruksi untuk membayar sejumlah $300 agar file kita dapat diakses kembali. Pop-up tersebut juga berisi hitungan mundur, jika dalam 3 hari kita tidak membayar maka biayanya akan naik menjadi $600, dan akan muncul deadline dimana nanti file kita akan dimusnahkan selamanya.

wannacry-ransomware Gawai Sehat

Bagaimana WannaCry menyebar?

Ransoware adalah program yang menginfeksi komputer setalah meng-klik atau mendownload file tertentu. Namun beberapa pakar keamanan komputer mengatakan bahwa beberapa ransomware termasuk WannaCry dapat menyebarkan dirinya sendiri melalui jaringan internet tanpa perlu harus di-klik atau didownload oleh sasarannya. Tidak ada jaminan setelah kita membayar sejumlah uang maka komputer kita akan kembali normal dan bisa kembali mengakses file-file penting yang kita miliki. Jadi jangan sampai komputer kita menjadi korbannya.

Apa yang dapat kita lakukan untuk mencegah infeksinya?

Berdasarkan Microsoft’s Malware Protection Center, berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan ransomware:

  • Install dan gunakan antivirus yang update atau rutin di-update database virusnya
  • Hindari mengklik tautan atau mengklik file yang kita tidak yakin mengenalnya (biasanya melalui email, atau melalui website repositori tempat kita mendownload beberapa tipe file favorit)
  • Aktifkan pop-up blocker pada web browser untuk menghindari halaman web jebakan yang muncul yang didalamnya memuat ransomware
  • Backup file secara rutin

Nah sahabat Gawai Sehat, mulai saat ini mari kita berhati-hati ketika surfing di dunia maya, dan jangan lupa update antivirus-nya secara rutin.

Sumber: Aljazeera, trendmicro

Check Also

3

Leka – Teman Main Cerdas Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Sebuah robot mainan cerdas yang dinamakan Leka, dibuat sebagai teman bermain dan belajar anak-anak berkebutuhan khusus (autis).

Show Buttons
Hide Buttons