Tiga Fitur Penting Akses WiFi Fratis bagi Pengunjung Rumah Sakit

Data Penduduk Indonesia

Berdasarkan data BPS jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2005 adalah 206.264.595 jiwa dan terus meningkat di tahun 2010 menjadi 237.641.326 jiwa. BPS juga merilis laju pertumbuhan penduduk di Indonesia pada tahun 2000-2010 adalah 1,49 dan proyeksi untuk tahun 2010-2015 sebesar 1,38.  Artinya dari tahun 2010-2015 akan ada penambahan jumlah penduduk sekitar 3.300.000 jiwa per tahun.

Data Kepemilikan Telepon Genggam Menurut Umur dan Jenis Telepon Genggam

Umur Smartphone Non Smartphone Keduanya
9-15 tahun 77.00% 44.30% 21.30%
16-25 tahun 79.20% 44.60% 23.80%
26-35 tahun 68.60% 53.10% 21.70%
36-45 tahun 57.90% 63.00% 20.90%
46-55 tahun 54.10% 61.20% 15.30%
56-65 tahun 34.30% 72.90% 7.10%

Sumber: Kementerian Kominfo (2017)

Bila kita mencermati data kepemilikan smartphone penduduk Indonesia, hampir seluruh golongan umur di Indonesia memiliki smartphone lebih dari 50% kecuali golongan umur 56-65 tahun yang mempunyai smartphone hanya 34.30%.

Dua data diatas menunjukkan bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan sangat membutuhkan koneksi internet dimanapun dan kapanpun tak terkecuali saat berkunjung ke rumah sakit yang Anda kelola. Pasien dan keluarga sangat membutuhkan akses ke media sosial, mesin pencari dan aplikasi streaming sekedar untuk mengisi waktu saat menunggu antrian maupun untuk menghibur diri dan keluarga yang sedang sakit.

Meskipun sangat jarang manajemen rumah sakit yang memikirkan koneksi wifi di rumah sakit yang dikelola, tapi koneksi wifi yang cepat dapat meningkatkan tingkat kepuasan pasien.

Jaringan wifi Anda perlu dirancang dengan baik dengan fitur yang tepat untuk memberikan staf rumah sakit dengan kinerja wifi yang mereka butuhkan, sementara memberikan tingkat bandwith yang sama untuk tamu tanpa mengganggu satu sama lain.

free wifi

Dalam membangun jaringan wifi, tiga fitur ini layak menjadi perhatian:

  1. NAC

Network Acces Control (Kontrol Akses Jarngan) fitur ini memungkinkan mengelompokkan pengguna jaringan wifi Anda (staf medis dan paramedis, pasien maupun tamu), mengetahui jenis perangkat apa yang mencoba mengases jarinagn wifi Anda, dan menambah lapisan keamanan ekstra. Anda juga dapat mengontrol lokasi mana saja yang dapat digunakan untuk mengakses jaringan wifi. Fitur NAC memberikan kepastian semua pengguna memiliki akses bandwith yang sama tidak lebih tidak kurang.

  1. Aplikasi Prioritas

Jaringan Wifi yang Anda bangun harus dapat memberikan prioritas lebih kepada aplikasi yang dapat menjadi penujang pelayanan pasien contoh sistem rekam medis elektronik, pengiriman hasil lab, perangkat dokter, dan kamera pemantau. Jangan sampai kinerja palikasi utama menjadi terhambat hanya karena banyak pengunjung rumah sakit yang memakai akses wifi. Jaringan yang Anda bangun harus bisa memberikan kebijakan untuk menetukan aplikasi yang menjadi prioritas.

  1. Wired Side of Things

Dalam membangun jaringan nirkabel, Anda juga harus memperhatikan infrastruktur termasuk kabel switching. Switch bekerja layaknya polisi di jaringan nirkabel yang Anda bangun seperti mengendalikan lalulintas di jaringan Anda dan memastikannya efisien. Tanpa kabel switching yang mumpuni maka arus lalulintas wifi Anda akan tersendat-sendat.

Sekian semoga ke depan jaringan wifi yang ada di rumah sakit tidak kalah kencangnya dengan jaringan koneksi wifi di hotel maupun kampus.

 

(Abdillah Azis)

Referensi:

Abraham Jordan. 4 NECESSARY FEATURES TO SUPPORT GUESTWIRELESS ACCESS AT YOUR HOSPITAL. 26 Maret 2017. http://www.securedgenetworks.com/blog/4-necessary-features-to-support-guest-wireless-access-at-your-hospital

BPS. Laju Pertumbuhan Penduduk menurut Provinsi. 20 Maret 2017. https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1268

BPS. Penduduk Indonesia menurut Provinsi 1971,1990,1995,2000, dan 2010. 20 Maret 2017. https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1267

Kominfo. Data Kepemilikan Telepon Genggam Menurut Umur dan Jenis Telepon Genggam. 20 Maret 2017https://statistik.kominfo.go.id/site/data?idtree=422

 

Image Credit: inchree.co.uk

Check Also

3

Leka – Teman Main Cerdas Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Sebuah robot mainan cerdas yang dinamakan Leka, dibuat sebagai teman bermain dan belajar anak-anak berkebutuhan khusus (autis).

Show Buttons
Hide Buttons