Atmotube: Si Kecil Pendeteksi Kadar Polusi

Pernahkah Anda merasa sakit kepala ketika selesai bekerja? Atau pernahkah Anda merasa sakit pada mata Anda ketika melewati jalan raya? Apakah Anda pernah memikirkan bahwa hal ini mungkin saja terjadi pada keluarga Anda? Semua pertanyaan tersebut disebabkan oleh polusi udara. Polusi udara merupakan salah satu bentuk lingkungan yang tercemar. Menurut Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup No. 02/MENKLH/I/1988 yang dimaksud dengan polusi atau pencemaran air dan udara adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air/udara dan atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, sehingga kualitas air/udara turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air/udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.

Kemudian menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), karbon monoksida (CO) adalah gas tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasa dan tidak mengiritasi, mudah terbakar dan sangat beracun. Gas monoksida dihasilkan oleh pembakaran tidak sempurna dari kendaraan bermotor, alat pemanas, peralatan yang menggunakan bahan api berasaskan karbon dan nyala api (seperti tungku kayu), asap dari kereta api, pembakaran gas, dan asap tembakau. Keracunan gas karbon monoksida didahului dengan gejala sakit kepala, mual, muntah, rasa lelah, berkeringat banyak, pyrexia, pernapasan meningkat, kebingungan, gangguang penglihatan, kebingungan, hipotensi, tachycardia, kehilangan kesadaran, sakit dada mendadak, bahkan kematian.

Sebuah piranti bernama “Atmotube” secara konstan memonitor lingkungan sekitar Anda dengan mengukur kadar polusi udara dan mendeteksi gas-gas berbahaya. Alat ini mampu mendeteksi :

  1. Volatile organic compounds (VOC)
  2. Kadar karbon monoksida (CO)
  3. Suhu udara
  4. Kelembapan udara

atmotube atmotube

Gas-gas berbahaya tersebut dapat meningkat drastis tanpa kita sadari dengan ventilasi udara dalam ruangan yang kurang. Keberadaan gas-gas berbahaya ini sering tidak disadari karena gas-gas berbahaya ini tidak memiliki bau, contohnya karbon monoksida. Atmotube didesain untuk meningkatkan kesadaran kualitas udara di dalam dan luar ruangan. Alat ini sangat membantu penderita asma dan penyakit paru-paru serta sangat membantu lansia dan orang tua yang memiliki anak kecil.

Sensor di dalam alat ini mengukur secara langsung udara di sekitar alat pada saat itu juga atau biasa disebut Real time measurements. Hasil ukur Atmotube akan ditampilkan pada aplikasi yang terinstall di gawai Anda. Atmotube menggunakan sensor terbaik, termasuk sebuah sensor multi-gas dengan konsumsi daya ultra-low, serta sensitivitas dan responsifitas yang tinggi. Algoritma terbaru mendukung untuk membedakan gas, suhu dan kelembapan yang sesuai kompensasi dan kalibrasi pribadi. Atmotube dapat digunakan sebagai sebuah sensor untuk menampilkan kadar CO2 dalam lingkungan dunia nyata.

Anda tertarik untuk mengetahui kadar polusi di sekitar Anda? Atmotube jawabannya.

 

(Naufal Farah A.)

Sumber: atmatube

Check Also

nano retina 2

Nano Retina: Chip untuk Mengatasi Kebutaan

Nano Retina, sebuah perusahaan di Israel, mengembangkan teknologi berupa implant untuk menggantikan fungsi fotoreseptor yang rusak.

Show Buttons
Hide Buttons