“Diabetes:M” Membantu Mengontrol Diabetes Anda

Trend dan issue terkait nutrisi di Indonesia saat ini telah berubah paradigma. Berdasarkan analisis hasil Riskesdas tahun 2007, 2010, dan 2013 nutrisi anak di Indonesia telah mengalami penurunan pada kejadian gizi buruk, namun mengalami peningkatan jumlah pada obesitas. Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit yang dapat muncul dari perubahan paradigma ini, terutama pada remaja dengan riwayat obesitas sebelumnya.

Berdasarkan data Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Indonesia sendiri merupakan negara yang berada di urutan ke-4 dengan prevalensi diabetes tertinggi di dunia setelah India, China, dan Amerika Serikat. Bahkan jumlah pengidap diabetes terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, terutama untuk DM tipe 2.  Data WHO memperkirakan jumlah penderita DM tipe 2 di Indonesia akan meningkat signifikan hingga 21,3 juta jiwa pada 2030 mendatang. Lebih dari 60 persen pengidap diabetes tidak sadar kalau terkena diabetes. Kebanyakan datang ke dokter dalam kondisi sudah komplikasi. Dilatar belakangi hal tersebut, kami akan mengulas sebuah aplikasi yang dinilai bisa membantu dalam mengontrol diabetes agar tidak kian menjadi semakin parah. Diabetes:M adalah aplikasi yang akan kita ulas dalam artikel ini mengikuti berbagai aplikasi untuk diabetes yang sudah diulas sebelumya.

Diabetes:M merupakan aplikasi smartphone berbasis android yang bisa kita unduh secara free alias gratis di playstore. Aplikasi ini punya fitur yang cukup lengkap dalam upaya melacak hampir semua aspek pengobatan diabetes dan menyediakan laporan rinci, grafik dan statistik untuk berbagi melalui email dengan dokter yang mengawasi, menyediakan berbagai alat untuk penderita diabetes, sehingga mereka dapat menemukan tren kadar glukosa darah dan memungkinkan pengguna untuk menghitung bolus insulin normal dan lain sebagainya. Diabetes:M diluncurkan oleh Sirma Medical System dari Bulgaria dan sekarang ini sudah mencapai versi 3.5.5.  yang diluncurkan pada 16 September 2016. Sampai artikel ini dipublikasikan, Diabetes:M telah didwonload sampai 500.000 kali.

Diabetes:M

Aplikasi ini terbilang ringan dan tidak membebani smartphone karena dilihat dari ukurannnya sendiri yang tidak terlalu besar, yakni kurang dari 20MB. Dengan rating 4,7 pada Google Playstore menempatkan Diabetes:M sebagai aplikasi yang banyak dicari dan diunduh.

Berikut ulasan lebih lengkapnya mengenahi fitur Diabetes:M oleh redaksi Gawai Sehat:

  1. Log Entry

Dalam fitur ini kita bisa mengisikan tanggal, jam, kategori waktu makan  (breakfast, lunch, after lunch, dinner, after dinner), tempat sampel darah pengujian  glukosa, lokasi tubuh di lakukannya injeksi insulin dengan memilih dari visual grafis yang sudah disediakan, menambahkan catatan pada kolom yang telah disediakan, dan lain-lain. Log ini nantinya dapat digunakan sebagai catatan harian kita terhadap apa saja yang kita konsumsi, takaran dalam setiap pilihan menu yang kita konsumsi, kapan kita mengkonsumsi menu makanan tersebut, mimilih lokasi uji sampel darah glukosa sampai dengan memilih lokasi dimana injeksi insulin dilakukan.

Diabetes:M
Memilih lokasi injeksi insulin
  1. Calculator

Kalkulator pada Diabetes:M digunakan untuk menghitung jumlah insulin yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah tertentu dan untuk tipe makanan yang kita konsumsi. Agar kalkulator dapat digunakan secara tepat kita harus mengkonfigurasi data terkait sensivitas insulin, rasio karbohidrat serta durasi aktif dari insulin.

  1. Graph and Chart

Aplikasi Diabetes:M juga mempunyai fitur yang sangat menarik, yakni menampilkan hasil olahan data dalam bentuk grafik. Dengan adanya fitur ini pengguna dapat melihat hasil hitungan dengan betuk sederhana namun teliti. Pengguna juga dapat mengamati tren perkembangan rata-rata kadar glukosa untuk didistribusikan setiap jamnya, rata-rata kadar glukosa untuk didistribusikan setiap harinya, kontrol metabolisme (rata-rata kadar glukosa/rata-rata penyimpangan kadar glukosa), insulin harian total, dan lain-lain.

  1. Report

Dengan fitur ini pengguna dapat melakukan kontrol tertulis terhadap dokter yang mengawasi. Fitur ini sangat memudahkan saat pengguna/pasien tidak bisa langsung bertatap muka dengan dokter yang mengawasi. Fitur report ini bekerja dengan cara mengirimkan hasil hitungan log book ke email dokter yang mengawasinya. Kemudahan lain yang ditawarkan dari fitur report adalah kita juga dapat mengimport data yang akan kita laporkan atau kita konsultasikan ke dokter serta mengeksport data ke dalam bentuk format yang lain.

  1. Reminder

Satu lagi fitur andalan dari Diabetes:M yaitu reminder. Jenis reminder yang dapat digunakan sangatlah beragam contohnya seperti reccurent reminder, one-time reminder, breakfast reminder, lunch reminder, dan lain-lain. Reminder ini dapat memicu alarm berbunyi dengan jam tergantung reminder yang dipilih untuk pengukuran kadar glukosa tambahan. Jadi buat pengguna/pasien yang suka lupa bisa mencoba fitur keren yang satu ini.

  1. Data and Setting

Pengguna/ pasien tak perlu khawatir ketika data yang dimasukannya salah. Lewat fitur ini kita dapat membenarkan data yang salah. Misalnya untuk data personal, kalau pengguna salah dalam pengisian jenis kelamin maka pengguna tinggal merubahnya di fitur setting ini. Cukup mudah bukan?

Selain itu, aplikasi Diabetes:M juga menyediakan kemudahan sinkronisasi data ke dropbox, google drive, dan masih banyak lagi. Pengguna/pasien juga bisa mem-backup datanya agar aman serta bisa diakses kapanpun dan dimanapun.

Demikian sedikit ulasannya Sahabat Gawai Sehat. Jika ingin melihat atau mencoba aplikasinya sendiri lansung saja bisa di donwload di Google Playstore dengan smartphone kesayangan Anda.

 

Referensi: Google Playstore, dikti, kompasiana

 

Check Also

mobile-health-apps

[Survey] Berbagai Jenis Aplikasi Kesehatan Berbasis Mobile Di Pasaran

Terdapat berbagai mobile health apps atau aplikasi kesehatan berbasis mobile di pasaran, mulai dari yang memiliki fungsi sederhana hingga yang kompleks.

Show Buttons
Hide Buttons