AMA Meluncurkan Petunjuk Aman Penggunaan Alat Dan Aplikasi Kesehatan Digital

Banyaknya aplikasi kesehatan yang ditawarkan memperlihatkan kemajuan pesat di bidang mobile Health (mHealth), artinya masyarakat sudah mulai menggunakan apps dalam kehidupan keseharian mereka, bahkan sudah digunakan sebagai panduan pola hidup sehat. Lalu apakah informasi yang diberikan aplikasi tersebut benar adanya? Juga penggunaan aplikasi, apakah dilakukan secara tepat dan benar?

amaMelihat problem-problem yang mungkin timbul, maka perlu jaminan akan keamanan dan tentu saja hal ini terkait standar pelaksanaan mHealth, khususnya penggunaan aplikasi kesehatan. Karena itu,  AMA (American Medical Association) minggu lalu telah menyetujui daftar prinsip tuntunan dan aturan pembayaran yang berkonsentrasi pada mobile health apps dan devices yang aman dan efektif. Prinsip baru AMA ini bertujuan untuk membantu perkembangan integrasi inovasi digital health dalam praktek klinis dengan mempromosikan cakupan dan aturan pembayaran yang merupakan bagian mHealth apps dan devices yang berhubungan dengan evidence-based, tervalidasi, dapat dioperasikan dan ditindaklanjuti.

Apa saja petunjuk aman penggunaan alat dan aplikasi kesehatan digital AMA? Berikut jawabannya :

  1. mHealth apps mendukung asuhan yang berfokus pada pasien atau patient-centered

Peraturan baru AMA diusulkan pada Pertemuan Internal AMA 2016. Peraturan tersebut muncul dikarenakan rekomendasi alat kesehatan digital makin meningkat, tetapi masih belum teregulasi, tidak berasuransi, dan bahkan dapat membahayakan. “Ini penting, aplikasi mHealth mendukung penyampaian asuhan yang berfokus pada pasien, mempromosikan koordinasi asuhan dan memfasilitasi komunikasi berbasis tim,” ucap Dr. Steven Stack, mantan presiden AMA.

  1. Menekankan kebutuhan alat digital untuk mendukung bukti klinis dan praktek evidence-based

Prinsip AMA menekankan pada kebutuhan alat digital yang didukung oleh bukti klinis dan praktek evidence-based. Hal ini berfungsi untuk memastikan keamanan pasien, kualitas asuhan dan hasil akhir kesehatan yang positif.

  1. Mendukung atau mempermudah hubungan antara pasien dan dokter

Selain alat digital harus mendukung asuhan patient-centered, alat digital juga harus mendukung atau membuat hubungan tetap berkelanjutan antara pasien dan dokter.

  1. Mematuhi hukum praktek medis

Tuntunan lain mensugestikan bahwa aplikasi mobile harus mematuhi hukum praktek medis. Ini berarti tenaga medis atau dokter yang menangani pelayanan melalui apps harus memiliki lisensi dalam hal materi maupun layanan berbasis mHealth.

  1. Dokter mengetahui standar kerahasiaan dan keamanan aplikasi

AMA menyatakan bahwa dokter harus menerima saran legal mengenai standar kerahasiaan dan keamanan dari sebuah aplikasi kesehatan karena mHealth apps dan devices dapat terkena pelanggaran data yang membuka informasi kesehatan pribadi.

  1. Dokter harus memperingkatkan potensi risiko penggunaan

AMA juga menyarankan dokter untuk memperingatkan risiko potensi kerahasiaan dan keamanan mHealth apps yang mereka tuliskan atau rekomendasikan, dan pemahaman dokumen pasien dari risiko tersebut, serta mendorong dokter dan industri aplikasi mobile untuk mempromosikan kesadaran pasien dari kerahasiaan data dan kemanan yang diberikan oleh mHealth apps.

Tuntunan di atas merupakan usaha terbaru dari AMA untuk mendukung alat kesehatan digital yang aman untuk pasien sehubungan dengan Juni lalu, CEO AMA dr. James Madara menyuarakan keprihatinan bahwa alat digital sering tidak bekerja atau bahkan dapat membahayakan pasien. AMA telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan teknologi kesehatan untuk membawa suara dokter ke dalam ruang inovasi. AMA berharap peningkatan penggunaan aplikasi akan membawa dampak baik yang lebih banyak, jika alat terbukti berhasil membantu penyembuhan.

Apakah Indonesia juga akan menerapkan hal yang sama pada pembuat aplikasi, dokter, serta pengguna aplikasi dan alat kesehatan di Indonesia? Kita lihat saja perkembangannya nanti

 

(Naufal F.A.)

Sumber: modernhealthcare, healthcare-informatics

Check Also

AR VR dalam kesehatan

Peran AR, VR dan Gawai dalam Pelayanan Kesehatan

Augmented reality (AR), virtual reality (VR) dan gawai atau gadget memegang peranan penting dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Show Buttons
Hide Buttons