Pengertian rekam medis elektronik

Kali ini Gawai Sehat akan  membahas mengenai rekam medis elektronik (lagi). Sebenarnya, beberapa posting sebelumnya sudah menuliskan tentang rekam medis elektronik dari aspek manfaat, keamanan, interoperabilitas, contoh implementasi dalam bentuk aplikasi PCare sampai dengan kebijakannya. Namun, ulasan mengenai pengertian dasarnya malah belum ada.

Dari sekian banyak referensi ilmiah, yang dianggap sebagai rujukan utama mengenai pengertian RME adalah laporan dari National Alliance for Health Information Technology (NAHIT) pada tahun 2008 kepada Office of the National Coordinator for Health Information Technology. Dalam laporan tersebut, NAHIT membedakan rekam medis elektronik (RME), rekam kesehatan elektronik (RKE) dan rekam kesehatan personal (RKP)

Perbedaan RME, RKE dan RKP

Tabel 1. Pengertian RME, RKE dan RKP (Sumber: NAHIT Report to the ONC  on Defining Key Health Information Technology Terms. Department of Health and Human Services, 2008)

 Rekam medis elektronik (RME) Rekam kesehatan elektronik (RKE) Rekam kesehatan personal (RKP)
 Rekaman/catatan elektronik mengenai informasi  kesehatan individu  yang yang dibuat, dikumpulkan, dikelola, digunakan dan dirujuk oleh dokter atau tenaga kesehatan yang berwenang di satu organisasi pelayanan kesehatan  Rekaman/catatan elektronik mengenai informasi  kesehatan individu yang mengikuti standar interoperabilitas nasional dan dibuat, dikumpulkan, dikelola, digunakan dan dirujuk oleh dokter atau tenaga kesehatan yang berwenang pada lebih dari satu organisasi pelayanan kesehatan  Rekaman/catatan elektronik mengenai informasi  kesehatan yang mengikuti standar interoperabilitas nasional dan dapat ditarik dari berbagai sumber namun dikelola, dibagi serta dikendalikan oleh individu (pasien).

Fungsi RME

Dalam suatu laporan yang komprehensif mengenai RKE, Institute of Medicine menjelaskan  8 fungsi rekam kesehatan elektronik, yang terbagi menjadi 4 fungsi utama dan 4 fungsi lain (lihat Tabel 2). Suatu aplikasi dapat disebut sebagai RME jika minimal memenuhi 4 kriteria utama dan dijalankan dalam satu lingkup organisasi.

Tabel 2. Fungsi RKE  (dalam Key Capabilities of an Electronic Health Record System, Institute of Medicine,2003)

Fungsi utama Fungsi lainnya
Data dan informasi kesehatan: diagnosis medik dan keperawatan, daftar pengobatan, alergi, demografi, informasi klinis yang bersifat naratif atau terstruktur, hasil laboratorium Komunikasi dan konektivitas secara elektronik: memungkinkan siapa saja yang terlibat dalam perawatan pasien saling berkomunikasi satu sama lain serta komunikasi antara tenaga kesehatan  dengan pasien melalui email, Web, perangkat perpesanan dan telemedicine
Manajemen hasil (result management): mengelola seluruh hasil pemeriksaan (misal laboratorium dan radiologi) secara elektronik Dukungan bagi pasien: materi promosi kesehatan, penyuluhan sampai dengan pemantauan di rumah atau telehealth
Pemasukkan perintah (order entry): penerapan pemasukan perintah oleh petugas secara elektronik (computerized provider order entry) khususnya dalam memasukkan pengobatan Administratif: memudahkan proses penjadwalan, otorisasi, verifikasi asuransi, program manajemen penyakit kronik, sampai dengan uji klinik
Pendukung keputusan (decision support): fasilitas pendukung keputusan berbasis komputer, misalnya pengingat, alert, maupun diagnosis berbantuan komputer Pelaporan dan kesehatan masyarakat: mengikuti standar terminologi dan format data untuk pelaporan kesakitan dan surveilans

Menggunakan pengertian di atas, apakah PCare dapat disebut sebagai RME, RKE, RKP atau bukan ketiga-tiganya?

Bagaimana pula dengan berbagai sistem aplikasi yang sudah digunakan di beragam fasilitas kesehatan baik puskesmas  maupun rumah sakit, seperti Simpus Jojok, SIKDA Generik, IHIS, Sisfomas, epuskesmas, EHR di RSCM, EHR di RS Akademik UGM, aplikasi di Gadjah Mada Medical Center, aplikasi di RS Eka Hospital, aplikasi InterSystemTrakCare di RS Pondok Indah, dan masih banyak lagi?

 

Check Also

rekam medis elektronik

Tinjauan Hukum Rekam Medis Elektronik

Kekuatan hukum rekam medis elektronik masih menjadi tanda tanya. UU ITE No 11 Tahun 2008 menyebutkan tentang tanda tangan elektronik atau e-signature.

Show Buttons
Hide Buttons