httpwww-pcworld-comarticle2035647hands-on-with-the-hapifork-html

Garpu Pintar HAPIFork, badan tak melar diabetes pun menghindar

Anda termasuk orang yang memiliki aktifitas padat? Terlalu sibuk, hingga asal makan? Ya, Anda wajib memperhatikan pola makan, termasuk bagaimana cara makan. Sejak tahun 2002, serangkaian penelitian ilmiah menyoroti dampak negatif terkait cara makan yang terlalu cepat, salah satunya adalah obesitas yang juga sangat berkaitan erat dengan penyakit diabetes.  Sebagian besar penderita diabetes memiliki massa tubuh yang lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak. Diet mengelola kecepatan makan, adalah solusi efektif untuk mengurangi massa tubuh. Dengan mengatur kecepatan menelan makanan, otomatis juga dapat mengatur rasa kenyang dalam tubuh. Semakin kita pelan mengunyah, maka semakin sedikit makanan yang masuk ke dalam tubuh. Juga semakin sedikit kalori yang diterima tubuh sehingga tidak terlalu banyak kandungan glukosa dalam tubuh seiring dengan saat perut memberikan impuls rasa kenyang ke otak. Oleh karena itu, diperlukan system pengontrol kecepatan makan.

Telah banyak cara diet ditawarkan berbagai kalangan, termasuk membuat aplikasi mobile (apps) seperti FatSecret pengontrol berat badan  yang tersedia gratis untuk iPhone, iPad maupun ponsel android. Apps ini membantu pengendalian pola kegiatan dan pola makanan. Dan kini, muncul juga apps pengontrol kecepatan makan. Dengan terobosan baru, perusahaan HAPILabs milik Fabrice Boutain menciptakan gadget dalam bentuk alat makan yaitu garpu HAPIfork. Jika FatSecret mengendalikan berat badan kita dengan mengontrol asupan yang kita makan, aplikasi HAPIfork lebih mengatur dalam hal kecepatan makan. Berikut bagaimana garpu pintar ini bekerja.

Dalam HAPIfork ditanam chip berfungsi sebagai sensor yang aktif begitu garpu masuk ke mulut. Ketika cara makan terlalu cepat maka garpu ini akan mengirimkan sinyal peringatan dengan lampu LED yang berkedip dan muncul getaran yang berasal dari motor didalamnya. Dengan melambatkan kecepatan makan, maka mengurangi jumlah makanan yang diasup. Hal ini karena beberapa saat setelah makanan ditelan, perut akan mengirimkan sinyal kenyang ke otak sehingga kita cepat merasa kenyang dan akhirnya berhenti makan. Hal ini berarti program diet dapat terjaga. Selain sensor dan motor, di dalam garpu pintar ini juga terdapat bluetooth yang digunakan untuk mengirim data rekaman dari penggunaan garpu ke smartphone atau PC untuk kemudian diolah kembali dalam aplikasi HAPIfork. Ketika PC tidak memiliki fasilitas bluetooth, HAPIfork juga dilengkapi dengan micro USB untuk pengiriman data tersebut.

Garpu pintar ini mudah dibawa kemanapun pergi. Perawatannya sama seperti garpu biasa, yaitu setelah digunakan cukup dicuci, namun sebelum dicuci chip dalam HAPIfork harus dikeluarkan terlebih dahulu agar tidak basah terkena air. HAPIfork yang dikembangkan oleh perusahaan elektronik HAPIlabs telah diluncurkan pada tahun 2013 lalu dengan harga sekitar Rp950ribu, harga yang cukup terjangkau jika dilihat dari begitu besar manfaatnya.

 

(Wahyu D.)

Sumber :

https://www.hapi.com

https://m.tempo.co/read/news/2013/01/11/072453810/hapifork-garpu-pintar-untuk-diet

ilustrasi :

http://www.pcworld.com/article/2035647/hands-on-with-the-hapifork.html

Check Also

mobile-health-apps

[Survey] Berbagai Jenis Aplikasi Kesehatan Berbasis Mobile Di Pasaran

Terdapat berbagai mobile health apps atau aplikasi kesehatan berbasis mobile di pasaran, mulai dari yang memiliki fungsi sederhana hingga yang kompleks.

Show Buttons
Hide Buttons