Topik Pelayanan Kesehatan dalam Debat Calon Presiden AS Clinton – Trump

Isu healthcare (pelayanan kesehatan) juga menjadi topik dalam debat calon presiden AS, antara partai Demokrat – Hillary Clinton dan partai Republik – Donald Trump. Menarik, karena ternyata kedua calon memiliki pandangan yang berbeda terhadap isu healthcare Amerika, yang dikenal dengan Obamacare. Mengingat persoalan layanan kesehatan menyangkut pelayanan vital publik, tentu ini menjadi isu strategis, meski dalam pencalonan presiden di sana lebih kuat isu tentang skandal personal yang bersangkutan.

hillary-trump

Obamacare
Pada acara debat kali kedua pada tanggal 9 Oktober 2016 yang berlangsung di Washington University, St. Louis, disinggung tentang pelayanan kesehatan Affordable Care Act (ACA) atau dikenal sebagai Obamacare. Menggunakan nama Obama, karena presiden Obama yang menyetujui program kesehatan ini.
ACA merupakan Undang Undang Layanan Kesehatan yang diresmikan oleh Presiden Obama tahun 2010 dan dikukuhkan oleh Mahkamah Agung AS tahun 2012. Resminya bernama The Patient Protection and Affordable Care Act of 2010 (Undang Undang Perlindungan Pasien dan Layanan Kesehatan yang terjangkau) dan mulai beroperasi pada 2014.

Hasil layanan kesehatan
Seratus tujuh puluh juta rakyat AS peserta asuransi kesehatan telah merasakan manfaatnya. Asuransi wajib bagi semua kalangan, baik itu kelompok usia muda yang notabene tergolong sehat dan jarang mengunjungi rumah sakit; maupun kalangan orang tua yang sudah sering keluar-masuk rumah sakit. Artinya, membuka kesempatan bagi setiap orang dijamin penuh dalam pelayanan kesehatan.
Selain itu tidak menunggu sampai seseorang terdiagnosis penyakit, barulah dilakukan pelayanan. Tetapi pelayanan deteksi dini penyakit juga dilakukan agar tidak bergantung pada menggunakan layanan penanggulangan penyakit. Artinya layanan Obamacare ini selain dapat digunakan sebagai tindak pengobatan, juga untuk pencegahan.
Kemudian, anak di bawah umur 26 tahun masih mengikuti asuransi orang tua-nya. Artinya, premi dibayarkan sekali, otomatis orang tua dan anak terjamin layanan kesehatan dalam satu keluarga tersebut.

Beda pendapat
Hingga saat ini sudah 20 juta jiwa masyarakat Amerika terdaftar sebagai peserta asuransi kesehatan ACA yang sebelumnya tidak . Dan dengan jumlah demikian, peserta asuransi kesehatan di AS telah mencapai 90% dari seluruh penduduk. Namun Obamacare dianggap merugikan keuangan AS, mengingat biaya pelayanan kesehatan yang melambung tinggi dan menambah beban hutang negara adidaya ini menjadi sebesar $20 milyar.
Clinton, bila menang menjadi presiden, akan berupaya mencapai target 100% seluruh rakyat AS sebagai peserta asuransi kesehatan dengan cara menekan biaya yang melambung tadi dan tetap meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Landasan Clinton adalah negara wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada semua kalangan, mengingat kesehatan merupakan aset kehidupan.
Tetapi bagi Trump, proyek Obamacare merupakan malapetaka besar karena membuat kondisi keuangan AS jatuh terpuruk. Niat Trump selanjutnya adalah menghapus layanan ACA yang sudah berjalan sejak 2014 ini dengan menggantinya dengan program yang dianggap lebih baik. Artinya mulai lagi dari awal. Hal ini membuat Clinton menahan nafas, membayangkan betapa sulit menghapus manfaat yang sudah dirasakan 20 juta rakyat AS hilang begitu saja. Belum lagi kepercayaan rakyat terhadap janji mengganti yang lebih baik, yang lebih baik itu seperti apa? Trump tidak menjelaskan secara rinci.

Dilema layanan kesehatan
Isu healthcare telah dilempar dalam debat calon presiden. Hasilnya adalah menjadi dilema dalam keputusan rakyat banyak, Obamacare berada di ujung tanduk, ditentukan dari kemenangan di tangan siapa. Ini bukan perkara memilih, tapi menyangkut hajat hidup orang banyak. Memperbaiki tidak mudah, apalagi menghapus dan mulai dari awal. Pemilihan presiden AS masih awal November nanti, debat masih sekali lagi dilakukan tanggal 20 Oktober mendatang. Kita akan lihat Obamacare akan jatuh kemana. Jatuh kemanapun, rakyat (Amerika) tetap yang menanggung akibatnya. Kita lihat saja nanti…

 

(Rawi Miharti)

 

Sumber: WashingtonPost, CNN, Fortune, Detik

Ilustrasi: TheAtlantic

Check Also

pneumatic tube system

Pneumatic Tube System: Solusi Distribusi Logistik di Fasyankes

Pneumatic tube adalah alat pengirim / pengantar sample blood, medical record, obat-obatan dan dokumen administrasi yang rutin dilakukan pada suatu fasilitas layanan kesehatan.

Show Buttons
Hide Buttons