telehealth-icu

Platform Telehealth Mempermudah Komunikasi di ICU

Apakah Anda atau keluarga Anda pernah dirawat di Intensive Care Unit (ICU)? ICU merupakan salah satu unit di rumah sakit yang merawat pasien dengan penyakit atau kondisi yang serius. Keluarga atau teman pasien yang akan menjenguk di ruang ICU harus mematuhi peraturan yang ketat seperti adanya batasan waktu, penjenguk yang memiliki penyakit pernafasan tidak diperbolehkan masuk, hanya dua orang yang diperbolehkan masuk, dan masih banyak lagi.

Sebuah studi di Penn Medicine menemukan bahwa paltform berbasis video dapat mempermudah komunikasi antara dokter dan anggota keluarga pasien di ICU yang sangat ketat peraturan. Komunikasi menggunakan telehealth membuat komunikasi antara dokter dan keluarga pasien lebih mudah dilakukan.

“Sebuah telemedical platform dapat meningkatkan kemampuan anggota keluarga untuk berpartisipasi secara virtual di ICU jika anggota keluarga pasien tidak dapat menemui dokter secara langsung di hari yang sudah dijanjikan untuk bertemu dokter,” ucap Daniel Holena, MD, FACS, seorang asisten professor bedah di Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania di Philadelphia dan ketua peneliti dari studi tersebut. Video conference tersebut juga mempermudah dalam membuat keputusan mengenai asuhan pasien.

Penelitian mengindikasikan bahwa lebih dari 85% dari keluarga lebih memilih untuk berada di samping tempat tidur pasien di ICU. Holena dan Elisabeth A. Stelsen, MSW, MPH, mewawancarai anggota keluarga dan dokter ICU. Mereka menemukan bahwa lingkungan ICU yang sibuk dapat menimbulkan masalah dalam komunikasi antara dokter dan keluarga pasien.

Anggota keluarga bisa merasa tidak nyaman menanyakan pertanyaan pada dokter atau perawat yang sibuk, atau mereka bisa tidak paham mengenai terminologi medis dalam prognosis. Prognosis memberitahukan seberapa besar kemungkinan kesembuhan pasien. Dokter dan perawat biasanya berada pada tingkatan stress yang tinggi sehingga memengaruhi bagaimana mereka berkomunikasi dan memahami apa yang diberitahukan kepada mereka.

Survei berbeda juga menemukan bahwa dokter dan pasien kadang-kadang lebih memilih pembicaraan melalui video daripada secara langsung, karena dapat memaksa mereka untuk mendengarkan secara seksama.

Penelitian ini juga menemukan bahwa anggota keluarga juga dapat menemui kesulitan dalam perjalanan dari dan ke rumah sakit karena jarak, pekerjaan dan kewajiban lain yang menyebabkan mereka tidak bisa menemui dokter secara langsung. Terutama ketika pasien harus berada di ICU dalam jangka waktu yang lama. Sebuah platform telehealth dapat membuat anggota keluarga melihat apa yang sedang terjadi di ICU tanpa harus berada di sana, dan dapat memungkinkan dokter untuk bertanya dan menjawab serta menyediakan update tanpa mengganggu pekerjaannya.

Holena menjelaskan dalam sebuah berita penelitian bahwa partisipasi keluarga saat dokter berkeliling ICU adalah sesuatu yang penting dalam memfokuskan kembali asuhan yang dibutuhkan pasien, tetapi masih ada sedikit literatur mengenai hal tersebut dan prakteknya sering tidak konsisten.

Holena mengatakan bahwa desain dan penempatan teknologi juga penting. Untuk lebih efektif platform ini harus mudah digunakan dan mematuhi regulasi pelepasan informasi pasien. Platform telehealth ini akan tersedia guna digunakan anggota keluarga ketika pasien berada di ICU.

 

(Naufal Farah Azizah)

 

Sumber:

Ilustrasi:

Show Buttons
Hide Buttons