demensia

Peduli Demensia, Muncul Berbagai Aplikasi Praktis di Smartphone

Gejala Demensia

Demensia bukan penyakit, bukan juga sindrom, demensia menggambarkan seperangkat gejala penurunan daya ingat, penurunan daya nalar, kesulitan berpikir, sulit komunikasi, sulit konsentrasi serta mengalami kebingungan; sehingga menyebabkan perubahan kepribadian dan suasana hati. Penderita demensia bisa menjadi apatis dan kehilangan minat terhadap kegiatan yang dulunya mereka sukai, juga mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi.

Secara klinis demensia adalah pengurangan fungsi otak karena otak mengalami kerusakan. Sebagian besar, setidaknya 50% – 70% penyebab demensia adalah Alzheimer, yaitu penyakit yang menyerang sel-sel otak manusia dengan ditandai munculnya plak dan tengles pada otak yang dapat mematikan sel-sel otak.

Depresi penderita

Reaksi general masyarakat terhadap penderita demensia adalah mengucilkan mereka, karena mereka juga menarik diri dari interaksi sosial. Mereka kehilangan empati dari orang-orang di sekelilingnya dan akhirnya menderita depresi. Reaksi demikian justru membuat para penderita semakin parah. Namun tidak salah memang, mengingat apa yang mereka lakukan dianggap aneh dan apa yang mereka rasakan tak bisa dikomunikasikan dengan baik.

Gejala demensia ternyata tidak hanya dialami oleh lanjut usia, sebagaimana diasumsikan selama ini, tetapi bisa melanda orang-orang di usia 40-an. Penelitian menunjukkan bahwa gejala demensia dapat diketahui lebih dini yakni sejak usia 35 tahun. Ini menimbulkan harapan bahwa upaya-upaya antisipasi dapat dilakukan guna mencegah dan mengurangi terjadinya demensia.

Bantuan teknologi

Dukungan teknologi terhadap gejala demensia bermunculan. Berbagai aplikasi praktis dibuat sebagai upaya membantu sosialisasi, pencegahan, penanganan maupun perawatan gejala demensia ini.

Daily Aid Apps : aplikasi untuk membantu penderita demensia mengatasi lupa, terutama lupa akan kegiatan harian, lupa waktu minum obat dan lupa jalan pulang.

  • Dementia Digital Diary
  • Dementia Clock
  • MediSafe Meds & Pills Reminder
  • Family Locator GPS Tracker
  • My Therapy

Memory Training Apps : aplikasi untuk membantu dalam mengolah otak agar selalu aktif dan mengurangi gejala demensia dini.

  • Elevate Brain Training
  • Brainy App
  • Fit Brains Trainer
  • Lumosity Brain Training
  • Memory Games Brain Training

Relaxation Apps : aplikasi untuk melatih otak untuk beristirahat dengan melakukan relaksasi.

  • Colorfy
  • Relaxing Sounds
  • Headspace
  • Soothing Sleep Sounds
  • Relax Radio

Games Apps : aplikasi ini merupakan game/permainan untuk melatih organ tubuh serta gerak reflek agar selalu aktif.

  • Word Search Puzzles
  • Mahjong Deluxe
  • Jigsaw Puzzles
  • Candy Crush Saga
  • Tetris

Caregiver and Information Apps : aplikasi untuk sosialisasi pemahaman apa itu gejala demensia serta penanganannya, dan ditujukan bagi orang yang merawat atau dekat dengan penderita.

  • Memory Box
  • Dementia Emergency
  • MindMate
  • Alzheimer’s Society Talking Point Forum
  • A Walk Through Dementia

Munculnya berbagai aplikasi tersebut, menimbulkan harapan kepada masyarakat bahwa kita dapat mengendalikan bahkan mengurangi kejadian gejala demensia secara lebih praktis dan tentunya menyenangkan.

 

(rawi miharti)

 

Sumber:

http://www.uksmobility.co.uk/blog/2016/07/25-useful-apps-for-dementia-patients-and-carers/

http://www.alzheimerindonesia.org/#!tentang-alzheimer-dan-pikun/ctzx

http://www.gelombangotak.com/Perbedaan-Dimensia-Alzheimer.htm

Check Also

mobile-health-apps

[Survey] Berbagai Jenis Aplikasi Kesehatan Berbasis Mobile Di Pasaran

Terdapat berbagai mobile health apps atau aplikasi kesehatan berbasis mobile di pasaran, mulai dari yang memiliki fungsi sederhana hingga yang kompleks.

Show Buttons
Hide Buttons